Program yang digagas oleh Badan Ekonomi Kreatif dengan dukungan penuh Dicoding Indonesia selama 2016, sangat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan serta wawasan para developer di berbagai daerah untuk mengembangkan ekonomi kreatif di sektor digital.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar konferensi pengembang industri digital yang bertajuk “Bekraf Developer Conference (BDC)” pada akhir November 2016 lalu, guna mempercepat pembentukan ekosistem digital dalam rangka mengembangkan industri kreatif Indonesia.

“Acara BDC ini merupakan wadah terbentuknya talenta di bidang digital yang melahirkan startup penyedia solusi, sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah di ekonomi digital Indonesia,” kata Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santoso Sungkari.

BDC yang dihadiri lebih dari 4.000 peserta itu  didahului rangkaian kegiatan Bekraf Developer Day (BDD) yang digelar di sejumlah kota, antara lain Malang, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Santoso Sungkari mengatakan, “Acara BDC ini merupakan wadah terbentuknya talenta di bidang digital yang akan melahirkan startup yang  menyediakan solusi,  sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah di Ekonomi Digital Indonesia”.

Para developer yang terlibat di BDC ini terdiri dari student developer, indie developer, profesional dan top developer. Mereka adalah para pemilik minimal satu aplikasi atau game di store (App Store, Play Store, Tizen Store, Windows Store).

Selain untuk merumuskan rekomendasi bagi pengembangan industri kreatif digital, melalui event ini, mereka bisa menjalin networking dengan pelaku industri digital lain seperti diantaranya IBM, Line, Microsoft, Samsung, Lenovo Mobile, Oppo, Nokia, Mito Mobile, Sony Mobile, dan XL.

Baca halaman selanjutnya: Membangun ekonomi kreatif di Indonesia…