Film “Surat dari Praha” mewakili Indonesia dalam seleksi Piala Oscar di International Academy Awards lewat kategori Best Foreign Language Film. Langkah sukses film Indonesia menembus penghargaan paling bergengsi di tingkat dunia.

Perhelatan Academy Awards dengan piala Oscar-nya baru akan digelar pada 26 Februari 2017 mendatang, namun bursa nominasi tiap kategori yang dikompetisikan kian seru.

Salah satu kategori yang mampu menarik perhatian dari negara-negara di seluruh dunia adalah Film Berbahasa Asing (Best Foreign Film Language). Melalui kategori ini negara-negara di dunia bisa unjuk kreatif, eksis dan turut berpartisipasi.

Indonesia sendiri patut bersyukur. Film “Surat Dari Praha” terpilih sebagai perwakilan Indonesia pada ajang penghargaan Piala Oscar atau Academy Awards. Pada event ke-89  2017 mendatang, “Surat Dari Praha” masuk seleksi untuk kategori Film Berbahasa Asing (Foreign Language Film).

Via Youtube.com
Via Youtube.com

Sutradara “Surat Dari Praha”, Angga Dwimas Sasongko mengungkapkan, film itu dibuat dengan keinginan sederhana yaitu menceritakan kisah orang Indonesia di Praha yang tak banyak penonton film Indonesia, terutama kaum muda ketahui.

Film itu berkisah tentang drama percintaan yang berbalut sejarah dan polemik di Indonesia pada era konflik politik di tahun 1965-an.

“Semangat dan kegelisahan saya bercerita membawa saya pada pengalaman luar biasa. Film ini banyak mengajarkan saya tentang arti perjuangan, kerja keras atas ide-ide dan integritas,” tutur Angga.

Bagi Angga, bekerja dengan banyak talenta muda seperti Irfan Ramly, Ivan Anwal Pane, Julie Estelle, Tersi Eva Ranti, Anggia Kharisma, Chicco Jerikho, serta para maestro seperti Tyo Pakusadewo, Widyawati, Jajang C. Noer, dan Glenn Fredly merupakan fase penting yang membuat dia tumbuh.

Tak hanya sebagai sutradara maupun produser tapi juga sebagai manusia seutuhnya. Ini adalah perjalanan penting untuk karier Angga.

Penghargaan yang kemudian datang untuk film ini, kata Angga, adalah buah kerja keras dan kepercayaan seluruh elemen seniman yang terlibat. Satu hal penting yang Angga pelajari dari mereka selama perjalanan adalah kejujuran dalam berkarya.

Angga menyebutkan, setelah meraih Usmar Ismail Awards dan International Premiere di Jepang lalu, sekarang ”Surat Dari Praha” dipercaya mewakili Indonesia dalam seleksi Academy Awards untuk kategori Foreign Language Film merupakan kebanggaan, kegembiraan, juga beban. Beban untuk terus konsisten memandang film bukan hanya sebagai komoditas tapi juga nilai seni penting untuk peradaban.

“Terima kasih pada komite seleksi yang mempercayakan film “Surat Dari Praha” sebagai wakil Indonesia. Saya mohon doa dan dukungannya untuk proses berikutnya dalam ajang Oscar ini,” ujar Angga.

Baca halaman selanjutnya: Tak ada target tertentu…